Anggaran Situs Kpu 35M, Namun Situs KPU Down Benarkah Ulah Hacker Luar ?

Situs KPU

selalusantai - sedang viral di berbagai media platform "situs kpu di retas oleh rusia, rrc, usa "
namun tahukan anda berapa anggaran situs kpu ? di posting dari liputan6
"Itu untuk mempercepat proses. Tadi saya yang nyebut. Tapi itu (35 miliar) hanya untuk satu elemen saja," ucap Arief, di Kantor Bawaslu RI, JL MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018)."
Dengan anggaran 35Miliar ini saya rasa bisa saja terjadi peretasan karena ketelodaran programmer dalam pengkodean, seperti beberapa minggu lalau seorang peretas berhasil menemukan celah di situs kpu dan bisa melihat seluruh data warga negara indonesi, seperti yang di posting linuxsec
"Baru-baru ini seorang pengguna Facebook yang bernama Bayu Fedra mengutarakan kekecewaannya terhadap pihak BSSN setelah merasa tidak dihargai.
Bermula dari temuan bugnya di situs KPU, Bayu berhasil mengantongi data pemilih pada pemilu 2019, data pribadi termasuk alamat dan nomor KTP dari seluruh penduduk yang memiliki hak pilih di Indonesia. Jumlah tersebut diklaim berjumlah kurang lebih 200 juta data penduduk.

Berhasil mendapatkan data sebanyak itu, dan termasuk data yang dianggap rawan untuk disalahgunakan, Bayu pun melaporkan bug tersebut dengan menghubungi pihak BSSN dan KPU agar bug tersebut segera diperbaiki. Selang beberapa hari, bug tersebut akhirnya memang dipatch atau ditambal. Namun kekecewaannya timbul karena pihak BSSN seakan “tidak menghargai” itikad baiknya setelah melaporkan bug tersebut. Dengan laporan tersebut, yangmana data yang dia temukan juga tidak main main (data pribadi penduduk Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilu), Bayu mengharapkan setidaknya pihak KPU atau BSSN mengapresiasinya dengan memebrikan sertifikat. Sertifikat tersebut, lanjutnya, pasti bisa digunakan dikemudian hari. Namun kenyatannya setelah laporan tentang bug itu disampaikan, bug sudah ditambal, pihak BSSN tidak lagi merespon email yang dikirim oleh si bug hunter."
 Selain itu beberapa jam lalu situs kpu memang benar2 down mungkin ini di akibatkan oleh overload pada server karena tidak kuat menampung pengunjung yang begitu banyak.
 
 Namun isu berebdar peretas, kpu sendiri sudah melakukan klarifikasi bahwa situsnya tidak di retas namun down karena banyknya visitor/pengunjung yang datang unutk mengecek hasil realcount sementara.

Seperti yang di posting oleh linux sec mengenai situs kpu yang down

 " Server Down, Situs KPU Tidak Dapat Diakses. Hari ini, 17 April 2019 merupakan hari dimana di Indonesia diadakan pesta demokrasi yakni pemilu Presiden untuk menentukan siapakah yang akan menjadi orang nomor satu di Indonesia untuk lima tahun ke depan, serta pemilu Legislatif untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Saat ini quick count juga sedang berlangsung.Namun yang menjadi sorotan, masih sama seperti tahun 2014 lalu, saat pemilu situs KPU mengalami error atau gangguan. Belum pasti, apakah ini disebabkan oleh serangan ddos oleh oknum yang tidak menyukai KPU, atau memang murni overload karena server yang tidak mampu menangani trafik.

Pihak KPU sendiri pernah mengatakan bahwa pihak mereka sering mendapatkan serangan atau percobaan hacking dari berbagai kalangan, termasuk serangan dari luar negeri. Ketua KPU, Arief Budiman sendiri sudah mengatakan bahwa pihak mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga sistem KPU agar tetap aman.

Sekedar informasi tambahan, meski situs KPU down atau tidak dapat diakses, hal tersebut tidak mempengaruhi penghitungan suara yang masuk karena penghitungan masih dilakukan secara manual. Hanya saja, kadang memang harus menjadi perhatian ketika website sebesar kpu.go.id malah tidak bisa diakses saat sedang diadakan pemilihan umum. "
Sumber : LinuxSec- Server Kpu DOWN

Sekian postingan ini dan jangan lupa bagikan kepada teman teman kalian.

0 Response to "Anggaran Situs Kpu 35M, Namun Situs KPU Down Benarkah Ulah Hacker Luar ?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel